Shopholic

Grebe hadirkan gabungan konsep belanja online dan belanja offline dengan revolusi 4.0

Liputan 6 - Konsep belanja online belakangan sedang marak di Indonesia saat ini. Imbasnya banyak toko-toko belanja secara offline yang gulung tikar karena kalah bersaing.
Hal tersebut membuat Grebe sebagai marketplace baru terinspirasi untuk menggabungkan dua metode belanja tersebut. Grebe merupakan offline to online (O2O) marketplace pertama di Indonesia yang menawarkan pengalaman interaktif bagi pengunjungnya.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, mereka menggabungkan antara dunia offline dan dunia online. Meski makin digemari, tren belanja online juga banyak memunculkan problem bagi konsumen. Mulai dari ukuran yang tidak sesuai, hingga kualitas produk yang buruk.
Sementara belanja di offline store sudah bukan menjadi pilihan praktis. Berbagai problem yang muncul tersebut dijawab oleh Arief Muhammad, Triangga, Andreas Prabowo, Timothy Pieter, dan Indra dengan membentuk Grebe.

Nantinya kita bisa merasakan langsung pengalaman menggunakan barang sebelum mereka membelinya. Misalkan pengunjung akan membeli sepatu basket, ia bisa mencoba sepatu pilihannya dengan langsung bermain basket di lapangan yang tersedia di area Grebe. Kalau dirasa cocok, pengunjung bisa membelinya secara online dan sepatu akan langsung dikirim ke alamat Anda. Jadi tidak akan ada lagi problem seperti ketidaksesuaian ukuran dan barang yang tak nyaman dipakai setelah dibeli karena pengunjung sudah merasakannya lebih dulu. Grebe diharapkan bisa menjadi one stop experience hub bagi pengunjungnya. Selain pengalaman belanja, kita juga bisa menemukan banyak komunitas, event, spesial rilis, dan kolaborasi antar brand di dalam Grebe.